Akhir Karir Clint Dempsey

Akhir Karir Clint Dempsey


Bandar judi bola memberitakan selepas 15 tahun menjadi pesepakbola, Clint Dempsey akhirnya memutuskan gantung

sepatu. Keputusan tersebut bisa dibilang mengejutkan, pada akhir bulan Juli 2018 dia masih menghuni bangku cadangan Seattle Sounders. Dempsey sekarang berumur 35 tahun memilih mengakhiri karirnya selepas 1 bulan tidak berlaga karena cedera punggung. Trofi MLS Cup 2016 dan trofi reguler musim 2014 berhasil dia antarkan kepada Sounders, kesebelasan terahirnya. “Selepas pemikiran panjang, saya beserta keluarga memutuskan jika sekarang adalah waktu pas untuk pensiun dari dunia sepakbola,” ungkap Dempsey.

Agen judi bola mewartakan Dempsey mengawali karir profesionalnya bersama klub New England Revolution tahun 2004 dan dirinya jadi salah seorang pemain bintang di Amerika. Saat itu Dempsey, Landon Donovan, dan Eddie Johnson diprediksi mempunyai potensi hebat dan pantas bermain di kompetisi Eropa. Selepas 2 tahun berkuat di Major League Soccer dan sukses menciptakan 26 gol, Desmpsey kemudian bergabung ke Fulham. Didatangkan dengan mahar 4 juta dolar, dia jadi pemain paling mahal yang pernah dibeli dari kesebelasan MLS. Bersama tim yang bermarkas di Kota London, Dempsey sukses memperlihatkan kapasitasnya. Catatan 60 gol sukses dia persembahkan dari 233 pertandingan yang dijalani di semua ajang. Bahkan dia jadi top skor untuk Fulham di ajang Liga Primer Inggris 2010/2011 dan 2011/2012. Selepas menunjukkan penampilan menawan bersama The Cottagers, ia kemudian bergabung ke Tottenham Hotspur. Kebersamaan Dempsey dengan Spurs bisa dibilang singkat. Dia hanya berlaga selama satu musim serta mencetak 12 gol dalam 43 penampilan.

Bandar Judi Bola Berpendapat Dempsey Adalah Pemain Sangat Berbakat.

Bandar judi bola melaporkan selepas berpetualang di Liga Primer, dirinya memutuskan untuk pulang kampung ke tanah

kelahirannya tahun 2013. Meskipun sempat kembali lagi ke Fulham pada beberapa laga, dia menghabiskan sisa karirnya sebelum gantung sepatu dengan tim terakhirnya, Seattle Sounders. Bersama tim tersebut, 58 gol sukses dia cetak dalam 136 laganya. Naluri tajam mencetak gol Dempsey selama karirnya membuat dia kerap melakukan selebrasi yang dinilai sakral. Dia berselebrasi menunjukkan kearah langit. Bukannya tanpa alasan, dia tak akan melupakan kakak kandungnya yang sudah meninggal.

Agen judi bola memberitakan “Kami sempat berbincang mengenai kematian dan dia berkata, “Bila saya meninggal saya bakal membantumu untuk menciptakan gol ke gawang lawan, dan itulah alasan kenapa saya selalu menunjuk keatas serta menatap langit saat saya menciptakan gol,” ungkap Dempsey, seperti dilansir oleh Agen judi bola terpercaya Indo Master Bola. Semua yang sudah didapatkan oleh Dempsey dari sepakbola tak dapat lepas dari pengalaman buruk. Kehilangan sudah mengajarkan banyak hal kepadanya. Meskipun sang kakak sudah tiada, tapi dia berada disetiap gol yang dicetak Dempsey, dan dia bakal selalu ada disetiap babak kehidupan Dempsey yang sekarang memutuskan pensiun.


Jam offline bank BCA

  • Senin - Jumat : 20.30 - 00.30 WIB
  • Sabtu : 18.00 - 21.00 WIB
  • Minggu : 01.00 WIB - Tidak ditentukan
  • Akhir Bulan : Tidak ditentukan karena proses tutup buku BCA.

Jam offline bank Mandiri

  • Senin - Jumat : 22.45 - 05.00 WIB
  • Sabtu - Minggu : 22.00 WIB - Tidak ditentukan
  • Akhir Bulan : 22.00 WIB - Tidak ditentukan

Jam offline bank BNI

  • Online 24 jam kecuali maintenance
  • Hindari melakukan transaksi pada waktu pergantian hari.

Jam offline bank BRI

  • Setiap hari : offline dari pukul 23.30 WIB - 06.00 WIB